Asal Usul Liando

Kata "Liando" menurut buku "Etymology Malesung/Minahasa - Indonesia" oleh HM Taulu berasal dari Bahasa Tontemboan yang artinya adalah "penimbang, pengatur jam mapalus". Asal katanya adalah sebutan "wawali i endo" = "ikut jam matahari" menjadi "liendo" jadi "liando".


Dalam bahasa Spanyol kata "Liando" berarti "mengacaukan". Pengaruh Spanyol di Minahasa sangat kuat terutama setelah Perang Minahasa vs Spanyol 1651-1664 dan banyak keturunan Borgo Spanyol dengan marga Spanyol.

Berdasarkan fakta bahwa Dotu Johannis Liando lahir di Kumelembuai dari Keluarga Liando Kemelembuai dan kemudian menjadi Hukum Tua dan Tonaas di Malola berarti Liando berasal dari suku bangsa Malesung atau Minahasa dari suku Tontemboan.


Dotu Johannis Liando mungkin Liando pertama yang masuk agama Kristen hasil kaderisasi Misionaris Belanda bernama Siebold Ulfers dari organisasi NZG (Nederlandsche Zendelinggenootschap).

Sebelum menganut agama Kristen, Liando-Liando sebelumnya pastinya masih menganut agama Alifuru yang mempercayai kekuatan alam dan roh-roh nenek moyang dalam konteks budaya Austronesia dalam peradaban Minahasa Kuno/Malesung. Juga dalam konteks budaya Megalitik, Liando-Liando sebelumnya masih mengenal benda atau bangunan dari batu-batu besar seperti Waruga.

Setelah perang antara Mongondow dan Malesung (Minahasa) sekitar tahun 1600-1696 berakhir beberapa waraney Tounpakewa (Tontemboan) yang berperang hingga ke kuala Poigar tak kembali lagi ke negeri asal, melainkan beberapa diantaranya mendirikan pemukiman disekitar kuala Raanan yang sekarang dikenal dengan desa Raanan dan Tondey ("Mitologi & Sejarah Sub Etnis Minahasa" oleh Drs. Valry S.H. Prang). Ada kemungkinan Waraney Liando berada dalam kelompok ini. Juga dalam sejarah Motoling dan Kemelembuai disebutkan adanya perambahan daerah baru dari sekelompok Dotu yang dikirim dari Kawangkoan. 

Ayah mertua dari Dotu Liando bernama Elias Pangkey anak dari Dotu Pangkey yang mendirikan negeri Wuwuk di Tareran. Karena Johannis Liando anak dari Keluarga Liando Kumelembuai memiliki pengaruh yang besar dan kuat sedemikian rupa sehingga mampu meminang Elisabeth Pangkey putri keturunan dari Dotu Pangkey. Mungkin dasarnya kedekatan tribal yang kuat karena Liando berasal dari Kawangkoan dan salah satu waraney Tounpakewa (Tontemboan).


Liando Kumelembuai



Liando Malola



Liando Sanger